Bogor, MAHATVA.ID – Bidang Pemberdayaan Perempuan Karang Taruna Kabupaten Bogor mengawal proses pemulangan jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKI ilegal asal Kabupaten Bogor yang meninggal dunia di Kamboja. Proses pemulangan hingga pemakaman korban berlangsung lancar berkat koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait.
Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan Karang Taruna Kabupaten Bogor, Linda, menyampaikan bahwa pengawalan dilakukan sejak awal proses komunikasi hingga jenazah tiba di tanah air.
“Alhamdulillah proses pemulangan jenazah korban berjalan dengan lancar. Kami terus berkoordinasi dan berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait, mulai dari Pemerintah Kabupaten Bogor, Bupati Bogor, hingga Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kamboja,” ujar Linda, pada Senin (16/12) kepada Mahatva.id
Menurutnya, sinergi dan kepedulian berbagai pihak menjadi faktor utama kelancaran pemulangan jenazah ke keluarga korban. Saat ini, jenazah korban telah dimakamkan di kampung halamannya.
Korban diketahui bernama Oksa Saeful Khafi, berusia 28 tahun, warga Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.
Linda juga menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya korban serta berharap kejadian serupa tidak terulang kembali. Ia menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat terkait bahaya bekerja ke luar negeri melalui jalur ilegal.
“Kami berharap pemerintah dan seluruh elemen masyarakat terus memperkuat sosialisasi agar warga tidak tergiur iming-iming kerja ke luar negeri secara ilegal yang sangat berisiko,” tegasnya.
Karang Taruna Kabupaten Bogor berkomitmen untuk terus hadir dan membantu masyarakat, khususnya dalam persoalan sosial dan kemanusiaan, termasuk pendampingan terhadap korban dan keluarga PMI bermasalah.


