BOGOR, MAHATVA.ID – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bogor, Ferry Roveo Checanova, menyoroti persoalan menurunnya pasokan gas yang berdampak serius terhadap dunia industri. Sejumlah perusahaan di wilayah Gunung Putri terpaksa mengurangi jumlah karyawan akibat produksi yang menurun karena keterbatasan suplai gas.

“Kita akan coba telusuri dan kaji seperti dahulu, apakah kurangnya pasokan gas tersebut berasal dari PGN atau faktor lain. Kami juga akan segera berkomunikasi dengan pihak PGN agar tidak mengurangi suplai gas kepada industri yang ada di Kabupaten Bogor,” ujar Ferry saat ditemui mahatva.id di ruang kerjanya.

Menurut Politisi senior dari PPP itu juga menyebutkan, jika benar pasokan gas menjadi penyebab utama pengurangan tenaga kerja, maka DPRD akan menugaskan anggotanya untuk meninjau langsung sejumlah perusahaan di kawasan Gunung Putri. Langkah itu dilakukan guna memastikan kondisi lapangan sekaligus mencari solusi terbaik agar tidak semakin banyak pekerja yang terdampak.

Sebelumnya, diketahui sejumlah perusahaan di Gunung Putri mengalami pengurangan tenaga kerja lantaran pasokan gas yang terbatas. Kondisi ini dinilai berpotensi mengganggu iklim investasi sekaligus menurunkan produktivitas industri di Kabupaten Bogor.