MAHATVA.ID - Sebuah status WhatsApp yang diunggah oleh salah satu Ketua Rukun Warga (RW) di Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, menuai kontroversi. Status tersebut berbunyi:

"Semua oknum pegawai yang ada di pabrik, Ormas, LPM, Katar, semua oknum Desa yang gk beres pk wagub."

Pernyataan ini memicu polemik di kalangan masyarakat, terutama karena mencatut nama beberapa lembaga, termasuk Karang Taruna. 

Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti maksud dan tujuan RW tersebut dalam membuat status tersebut.

Karang Taruna Kecam Pernyataan Ketua RW

Ketua Karang Taruna Desa Cicadas, Yudi Abadi, secara tegas mengecam tindakan tersebut. Ia menilai bahwa penyebutan Karang Taruna dalam status itu tidak pantas, terutama karena organisasi tersebut merupakan lembaga sosial yang sah dan diakui oleh dua kementerian.

"Kami sangat menyayangkan adanya status seperti ini. Karang Taruna adalah organisasi sosial yang memiliki peran besar dalam pemberdayaan masyarakat. Menyebut kami dengan istilah 'oknum' tanpa alasan yang jelas sangat tidak etis," tegas Yudi saat dikonfirmasi melalui whatsapp pada Jum'at, (04/04/2025).

Menurutnya, status tersebut berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat dan mencoreng nama baik lembaga yang selama ini aktif dalam kegiatan sosial dan kepemudaan.

Menunggu Klarifikasi dari Ketua RW