MAHATVA.ID – Kontroversi kembali mewarnai perjalanan Barcelona di La Liga 2025/2026. Kali ini, keputusan wasit dalam laga kontra Real Sociedad menjadi sorotan tajam publik sepak bola Spanyol.
Pada pertandingan pekan ke-20 yang digelar di Stadion Anoeta, San Sebastian, Senin (19/01/2026), Barcelona harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 2-1. Namun hasil tersebut dibayangi sejumlah insiden krusial yang memicu perdebatan.
Sorotan utama tertuju pada dianulirnya gol Lamine Yamal di babak pertama. Keputusan wasit Jesus Gil Manzano, yang didukung VAR Carlos del Cerro Grande, menilai Yamal berada dalam posisi offside. Padahal tayangan VAR menunjukkan garis posisi sang pemain masih sejajar dengan bek lawan.
Keputusan itu langsung memantik reaksi keras dari kubu Blaugrana. Ketidakpuasan tidak hanya datang dari bangku cadangan, tetapi juga dari para pemain Barcelona melalui media sosial.
Gelandang muda Barcelona, Fermin Lopez, menjadi salah satu yang paling vokal. Ia mengunggah foto tangkapan layar VAR yang memperlihatkan Yamal tidak berada dalam posisi offside. Unggahan tersebut disertai emoji wajah tertawa yang ditafsirkan sebagai sindiran halus terhadap keputusan ofisial.
Dalam unggahan yang sama, Fermin juga menulis pesan emosional:
“Bangga dengan timku, mereka tidak akan mengalahkan kami. Visca el Barca!”
Unggahan itu mencerminkan kekecewaan mendalam skuad Barcelona terhadap kinerja wasit dan perangkat VAR yang dinilai kerap merugikan tim mereka.
Kontroversi tersebut semakin memanas setelah Frenkie de Jong, yang bertindak sebagai kapten Barcelona, mengungkapkan kekecewaannya terhadap buruknya komunikasi dengan wasit selama pertandingan.


