Bogor, MAHATVA.ID — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong terus menunjukkan komitmennya dalam membina kemandirian warga binaan melalui Program Barbershop Mandiri, sebuah pelatihan keterampilan tata rambut yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi dan kepercayaan diri warga binaan, Selasa (20/1/2026).
Program ini menjadi bagian dari kegiatan pembinaan kemandirian yang bertujuan mempersiapkan warga binaan agar mampu mandiri secara ekonomi setelah kembali ke masyarakat. Pelatihan dilaksanakan secara terstruktur, mulai dari teknik dasar memotong rambut, penggunaan dan perawatan alat barber, penerapan standar kebersihan, hingga keterampilan pelayanan pelanggan.
Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong, Wisnu Hani Putranto, menegaskan bahwa Program Barbershop Mandiri merupakan bentuk pembinaan yang berorientasi pada masa depan warga binaan.
“Pelatihan tata rambut melalui Program Barbershop Mandiri ini kami hadirkan sebagai bekal kemandirian bagi warga binaan. Harapannya, keterampilan yang diperoleh dapat menjadi peluang usaha dan sumber penghidupan yang halal setelah mereka kembali ke masyarakat,” ujar Wisnu.
Ia menambahkan, pembinaan kemandirian menjadi salah satu fokus utama Lapas Cibinong dalam mendukung transformasi pemasyarakatan yang produktif dan berkelanjutan.
Manfaat program ini juga dirasakan langsung oleh peserta pelatihan. Salah satu warga binaan berinisial B mengungkapkan bahwa pelatihan barbershop memberinya pengalaman dan harapan baru selama menjalani masa pembinaan.
“Dulu saya tidak punya keahlian khusus. Di sini saya belajar potong rambut dari nol, mulai dari teknik sampai melayani pelanggan. Ilmu ini sangat bermanfaat dan jadi modal buat saya setelah bebas nanti,” tuturnya.
Program Barbershop Mandiri di Lapas Cibinong tidak hanya menjadi sarana pembinaan, tetapi juga wadah produktif untuk menumbuhkan rasa percaya diri, tanggung jawab, serta jiwa kewirausahaan warga binaan. Ke depan, pihak lapas berkomitmen terus mengembangkan berbagai pelatihan keterampilan guna mencetak warga binaan yang mandiri, produktif, dan siap berkontribusi positif di tengah masyarakat.




