Bogor, MAHATVA.ID – Sebagai wujud komitmen dalam melestarikan budaya bangsa sekaligus memperkuat program pembinaan kepribadian, Lapas Kelas IIA Cibinong menyelenggarakan pelatihan seni musik tradisional angklung dan gamelan. Kegiatan berlangsung di Aula Saharjo Lapas Cibinong, Kamis (25/9/2025), dengan diikuti 50 warga binaan.
Pelatihan ini dipandu langsung oleh instruktur profesional dari Sanggar Seni Putra Binekas, Kabupaten Bogor, yang membekali peserta dengan pengenalan dasar hingga praktik memainkan alat musik tradisional. Lagu kebangsaan Indonesia Raya menjadi pembuka kegiatan, memantik semangat nasionalisme sekaligus antusiasme warga binaan.
Pembinaan Berbasis Budaya
Kepala Lapas Cibinong, Wisnu Hani Putranto, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan kepribadian yang menanamkan nilai-nilai positif sekaligus membangkitkan kecintaan terhadap budaya lokal.
“Pembinaan tidak hanya soal kedisiplinan dan aturan, tapi juga bagaimana kami membangkitkan kembali semangat berkarya serta rasa cinta budaya. Melalui pelatihan angklung dan gamelan ini, kami ingin warga binaan merasa dihargai dan diberi kesempatan tumbuh secara positif,” ujar Wisnu.
Lebih dari sekadar hiburan, pelatihan ini bertujuan menanamkan nilai disiplin, kolaborasi, dan kecintaan pada seni tradisional Indonesia. Kegiatan ini juga membuka ruang bagi warga binaan untuk menggali potensi seni yang dimiliki, memperkaya proses pembinaan yang selama ini fokus pada olahraga, pendidikan, dan kerohanian.
Suara dari Warga Binaan
Salah seorang peserta berinisial G mengungkapkan kebanggaannya dapat mengikuti pelatihan tersebut.
“Lewat pelatihan ini, saya jadi lebih mengenal kekayaan seni budaya Indonesia, khususnya angklung dan gamelan. Ini bukan sekadar belajar musik, tapi juga bagian dari upaya melestarikan warisan budaya bangsa. Saya bangga bisa ikut ambil bagian,” ucapnya.

.png)