Bogor, MAHATVA.ID — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong terus memperkuat pembinaan kepribadian warga binaan melalui kegiatan pembinaan rohani. Salah satunya diwujudkan melalui meditasi dan pembacaan Kitab Paritta Suci bagi warga binaan pemeluk agama Buddha, yang dibina langsung oleh perwakilan Kementerian Agama (Kemenag), Selasa (6/1/2026).
Kegiatan keagamaan ini dilaksanakan di Vihara Yang Xin Sabbe Satta Bhavantu Sukhitatta Lapas Kelas IIA Cibinong dan berlangsung dengan khidmat serta penuh ketenangan. Warga binaan mengikuti rangkaian meditasi dan pembacaan Paritta Suci sebagai sarana menenangkan batin, memperkuat nilai kebajikan, serta membangun kesadaran diri selama menjalani masa pembinaan.
Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong, Wisnu Hani Putranto, menegaskan bahwa pembinaan keagamaan merupakan bagian penting dari proses pemasyarakatan yang berorientasi pada perubahan perilaku positif.
“Pembinaan rohani seperti meditasi dan pembacaan Paritta Suci ini menjadi elemen penting dalam pembentukan karakter warga binaan. Kami berharap kegiatan ini mampu memberikan ketenangan batin, menumbuhkan kesadaran diri, serta menjadi bekal positif ketika mereka kembali ke masyarakat,” ujar Wisnu.
Sementara itu, perwakilan Kementerian Agama yang hadir sebagai mitra pembinaan, Tri, menjelaskan bahwa meditasi dan Paritta Suci tidak hanya bersifat ritual, tetapi juga mengandung nilai universal yang relevan dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui meditasi dan Paritta Suci, warga binaan diajak melatih pengendalian pikiran, ketenangan batin, serta memperkuat nilai moral dan kebajikan. Ini diharapkan dapat membantu mereka membangun kesadaran diri dan sikap hidup yang lebih positif,” jelasnya.
Salah satu warga binaan berinisial G mengaku merasakan manfaat langsung dari kegiatan tersebut.
“Kegiatan ini membuat saya lebih tenang dan mampu mengendalikan emosi. Meditasi dan Paritta Suci membantu saya merenung dan memperbaiki diri selama menjalani masa pembinaan,” ungkapnya.
Melalui pembinaan keagamaan yang berkelanjutan dan sinergi dengan Kementerian Agama, Lapas Kelas IIA Cibinong menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjalankan fungsi pengamanan, tetapi juga menghadirkan pembinaan yang humanis, bermakna, dan berorientasi pada perubahan perilaku warga binaan.


