CIBINONG, MAHATVA.ID – Dalam rangka memperkuat pembinaan kepribadian serta meningkatkan spiritualitas warga binaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong menggelar kegiatan pengajian Surah Yasin dan penampilan marawis di Masjid At-Taubah dalam lingkungan lapas, Kamis (28/8/2025).

Kegiatan diawali dengan shalat Maghrib berjamaah, dilanjutkan pembacaan Surah Yasin bersama, dan penampilan marawis oleh kelompok seni religi warga binaan. Program ini merupakan bagian dari pembinaan keagamaan rutin Lapas Cibinong sebagai sarana pembentukan karakter, peningkatan keimanan kepada Allah SWT, sekaligus penyaluran bakat seni religi.

Kepala Lapas Cibinong, Wisnu Hani Putranto, menegaskan bahwa kegiatan keagamaan menjadi bagian penting dari proses pembinaan kepribadian warga binaan.

“Kami ingin menciptakan suasana yang mendukung proses pembinaan spiritual dan moral. Melalui pengajian Yasin dan marawis ini, diharapkan warga binaan bisa lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dan termotivasi untuk memperbaiki diri,” ujar Wisnu.

Ia menambahkan, pembinaan keagamaan tidak hanya sebatas rutinitas ibadah, tetapi juga sebagai jalan untuk menumbuhkan kesadaran diri, rasa tanggung jawab, dan nilai-nilai kebaikan yang kelak dibawa ketika kembali ke masyarakat.

Salah seorang warga binaan berinisial AM mengaku merasakan dampak positif dari rutinitas pengajian tersebut.

“Bagi saya, yasinan setiap malam Jumat seperti pengingat untuk tetap mendekatkan diri kepada Allah. Dari sini saya belajar ikhlas dan sabar menjalani proses di dalam lapas. Semoga dengan doa dan ibadah bersama, kami bisa menjadi pribadi yang lebih baik ketika nanti kembali ke keluarga dan masyarakat,” tuturnya.

Selain sebagai ibadah, kegiatan yasinan rutin ini menjadi momen refleksi diri bagi warga binaan untuk memperbaiki kesalahan masa lalu. Melalui lantunan doa dan ayat suci, mereka didorong untuk menumbuhkan harapan baru dan mempersiapkan diri menjalani hidup lebih baik ketika bebas nanti.

Dengan program pembinaan keagamaan seperti ini, Lapas Cibinong menegaskan komitmennya dalam mencetak warga binaan yang lebih beriman, bertanggung jawab, dan siap berintegrasi kembali ke masyarakat.