Bogor, MAHATVA.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong terus memperkuat komitmennya dalam pembinaan kepribadian warga binaan melalui kegiatan edukatif berkelanjutan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penyuluhan edukasi emosi yang berfokus pada pemahaman dan pengelolaan emosi, khususnya dalam menghadapi rasa marah, yang digelar di Ruang PKBM Lapas Cibinong, Kamis (18/12/2025).
Kegiatan ini diikuti tidak hanya oleh warga binaan peserta Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), tetapi juga oleh warga binaan yang sebelumnya tercatat memiliki permasalahan emosional dan pengendalian diri. Dalam pelaksanaan psikoedukasi tersebut, peserta tidak hanya menerima materi secara teoritis, namun juga melakukan praktik langsung bagaimana merespons emosi secara tepat saat menghadapi situasi yang memicu kemarahan.
Petugas memberikan pemahaman mengenai pentingnya mengenali pemicu emosi, dampak negatif dari luapan amarah yang tidak terkendali, serta berbagai teknik pengelolaan emosi. Teknik tersebut antara lain menarik napas dalam, mengendalikan pikiran negatif, hingga menyalurkan emosi secara positif dan konstruktif.
Untuk memperkuat pemahaman, kegiatan ini juga dilengkapi dengan pemutaran video edukatif tentang cara mengelola emosi. Media audiovisual tersebut membantu warga binaan mendapatkan gambaran konkret dalam menghadapi tekanan, sekaligus merefleksikan pengalaman pribadi yang sering mereka alami dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong, Wisnu Hani Putranto, menegaskan bahwa edukasi emosi merupakan bagian penting dalam pembinaan kepribadian warga binaan.
“Pembinaan tidak hanya berfokus pada aspek intelektual dan keterampilan, tetapi juga pada kematangan emosional. Dengan memahami dan mengelola emosi secara baik, warga binaan diharapkan mampu mengendalikan diri dan membentuk perilaku yang lebih positif, baik selama menjalani masa pidana maupun setelah kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Salah satu warga binaan peserta kegiatan berinisial D mengaku mendapatkan pemahaman baru dari penyuluhan tersebut.
“Kegiatan ini membuka pikiran saya. Selama ini kalau marah sering langsung bereaksi, tapi sekarang saya jadi tahu cara menenangkan diri dan berpikir sebelum bertindak. Video dan praktiknya sangat membantu,” ungkapnya.
Melalui penyuluhan edukasi emosi ini, Lapas Cibinong berharap warga binaan dapat meningkatkan kesadaran diri, mengendalikan emosi dengan lebih baik, serta membangun sikap dan perilaku positif. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendukung proses pembinaan kepribadian agar warga binaan siap kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih matang secara emosional.

.png)