BANDUNG, MAHATVA.ID – Dalam rangka memperkuat komitmen terhadap integritas dan transparansi di lingkungan pemasyarakatan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Khusus Kelas IIB Sentul turut berpartisipasi dalam kegiatan Sosialisasi Gerakan Anti Korupsi dan Gratifikasi, yang digelar pada Selasa (29/7/2025) di Hotel Grand Tebu, Jalan L.L.R.E. Martadinata No.207, Cihapit, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Jawa Barat dan dihadiri oleh para pimpinan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan, Tim Zona Integritas, serta narasumber dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI dan Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM.
Lapas Khusus Kelas IIB Sentul hadir langsung melalui Kepala Lapas, Ibnu Faizal, yang menegaskan dukungannya terhadap program pencegahan korupsi di lingkungan pemasyarakatan.
"Kami sangat mendukung kegiatan sosialisasi ini. Sosialisasi ini tidak hanya memberikan pengetahuan tentang pencegahan korupsi, tetapi juga memperkuat komitmen kami dalam membangun sistem yang bersih dan transparan di Lapas," ujar Faizal.
Perkuat Nilai Integritas di Lingkungan Pemasyarakatan
Kepala Kantor Wilayah Ditjen PAS Jawa Barat, Kusnali, dalam sambutannya menegaskan pentingnya pelaksanaan prinsip anti-korupsi dalam sistem pemasyarakatan.
“Kegiatan sosialisasi ini sangat penting karena kita semua harus berkomitmen untuk mencegah korupsi dan menjaga integritas di setiap aspek pekerjaan kita. Lapas tidak hanya sebagai tempat pembinaan, tetapi juga sebagai contoh dari sebuah sistem yang bersih dan bebas dari penyalahgunaan kewenangan,” tegas Kusnali.
Kusnali juga berharap seluruh pegawai pemasyarakatan dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta mematuhi nilai-nilai integritas yang ditetapkan oleh Kementerian Hukum dan HAM.
Sosialisasi ini mengangkat tema besar seputar pencegahan korupsi dan gratifikasi, dengan tujuan untuk memastikan seluruh petugas pemasyarakatan memahami secara menyeluruh mekanisme pelaporan gratifikasi, serta pentingnya transparansi dalam menjalankan tugas negara.


