Bogor, MAHATVA.ID — Dalam rangka mendukung pelaksanaan 13 Program Akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Republik Indonesia, Lembaga Pemasyarakatan Khusus Kelas IIB Sentul menggelar kegiatan Sosialisasi Penerapan Aplikasi Star Aksi, Senin (10/11/2025).


Kegiatan berlangsung di Ruang CCTV Lapas Khusus Kelas IIB Sentul dan diikuti oleh seluruh pejabat struktural, pejabat fungsional pelaksana bidang administrasi dan pengamanan, serta CPNS.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat Nomor WP.11-UM.01.01-5073 serta Nota Dinas Lapas Khusus Kelas IIB Sentul Nomor WP.11.PAS.39.SA.04.01-1145 Tahun 2025 tentang penerapan pelaporan dan evaluasi 13 Program Akselerasi di lingkungan pemasyarakatan.

Dalam kegiatan tersebut, Kasubsi Keamanan Heru Suryanto bertindak sebagai narasumber dan memberikan penjelasan mendalam mengenai fungsi serta tata cara penggunaan Aplikasi Star Aksi.

Melalui aplikasi ini, setiap petugas dapat melaporkan hasil pelaksanaan program kerja secara digital dengan langkah yang sederhana — mulai dari mengakses tautan g-doc yang disediakan, mengunggah file laporan, hingga mengirimkannya melalui fitur submit.

“Penggunaan Aplikasi Star Aksi diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan akuntabilitas pelaporan di lingkungan Lapas, sekaligus mendukung implementasi sistem kerja berbasis digital yang dikembangkan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan,”
jelas Heru Suryanto.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, lancar, dan penuh tanggung jawab. Para peserta terlihat antusias mengikuti sesi paparan serta aktif dalam diskusi dan tanya jawab.

Sementara itu, Kepala Lapas Khusus Kelas IIB Sentul Iswandi menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan panitia atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Melalui kegiatan sosialisasi ini, kami berharap seluruh jajaran petugas dapat memahami dan menguasai penggunaan Aplikasi Star Aksi dengan baik.
Penerapan aplikasi ini merupakan langkah nyata dalam mendukung transformasi digital serta peningkatan kualitas pelayanan pemasyarakatan,”
ujar Iswandi.