Bogor, MAHATVA.ID — Lembaga Pemasyarakatan Khusus Kelas IIB Sentul terus mendorong pemasaran produk hasil karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui pendistribusian keripik kentang unggulan “SIMARU SNACK” kepada pelaku usaha lokal UMKM Ngopi Di Mamang di Bogor.

Kegiatan pendistribusian yang berlangsung pada Sabtu, 22 November 2025 ini diikuti oleh jajaran Staf Giatja Lapas Sentul. Produk SIMARU SNACK sendiri merupakan hasil program pembinaan kemandirian yang dijalankan secara berkelanjutan untuk meningkatkan keterampilan dan kesiapan ekonomi para WBP setelah bebas nanti.

Kepala Lapas Khusus Kelas IIB Sentul menyampaikan apresiasinya terhadap kerja sama ini. Ia menilai kolaborasi dengan UMKM lokal menjadi langkah penting untuk memperluas jangkauan pemasaran sekaligus memperkenalkan kualitas produk karya warga binaan kepada masyarakat.

Kerja sama ini bukan sekadar distribusi produk, tetapi wujud nyata kepercayaan masyarakat terhadap kualitas karya warga binaan. Kami berharap SIMARU SNACK dapat menjadi produk unggulan yang berdaya saing di pasaran,” ujarnya.

Pemilik UMKM Ngopi Di Mamang, Ibu Rian, turut menyampaikan apresiasinya atas kerja sama tersebut.

Kami senang bisa menjadi bagian dari pemberdayaan warga binaan. Produk SIMARU SNACK rasanya enak, kemasannya menarik, dan punya potensi besar untuk berkembang. Kami siap mendukung pemasaran produk ini,” ungkapnya.

Kegiatan pendistribusian yang berjalan lancar ini menjadi momentum positif dalam memperkuat jejaring pemasaran produktif antara Lapas dan pelaku UMKM. Selain membuka peluang distribusi yang lebih luas, upaya ini juga diharapkan dapat meningkatkan motivasi para WBP untuk terus berkarya dan menghasilkan produk bernilai ekonomis.

Lapas Khusus Kelas IIB Sentul menyatakan optimistis bahwa kerja sama serupa akan terus berkembang ke berbagai sektor usaha lokal. Langkah ini dinilai sebagai bagian penting dalam penguatan pembinaan kemandirian sekaligus membangun rasa percaya diri WBP dalam menghasilkan produk yang kreatif dan kompetitif.