MAHATVA.ID — Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana memastikan seluruh layanan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, telah sepenuhnya siap untuk mengakomodasi lonjakan penumpang selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.
Dalam pernyataan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Selasa, Widiyanti menyampaikan bahwa hasil peninjauan langsung menunjukkan kualitas layanan bandara berada dalam kondisi sangat baik dan memuaskan pengguna jasa.
“Kami melihat layanan di dalam bandara berjalan sangat baik. Kami juga berbicara langsung dengan para penumpang, dan mereka menyampaikan kepuasan serta umpan balik yang sangat positif. Fasilitas seperti toilet, ruang sholat, dan ruang menyusui tersedia, bersih, serta terawat dengan baik,” ujar Widiyanti.
Sebelumnya, Widiyanti melakukan kunjungan ke Pos Data Utama Bandara Soekarno-Hatta untuk meninjau data terkini arus mudik dan balik Nataru. Data tersebut mencakup pergerakan penumpang, prakiraan cuaca, kebutuhan personel, hingga potensi kendala operasional yang perlu diantisipasi, baik di terminal domestik maupun internasional.
Kunjungan kemudian dilanjutkan dengan inspeksi ke Terminal 1C, yang baru saja rampung direvitalisasi. Di terminal tersebut, Menpar meninjau langsung seluruh alur layanan penumpang, mulai dari proses check-in, penanganan bagasi, area komersial, hingga ruang tunggu keberangkatan.
Terminal 1C direvitalisasi oleh InJourney Airports sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan dan kapasitas terminal guna mendukung kelancaran operasional penerbangan di bandara tersibuk di Indonesia tersebut.
Kini, Terminal 1C mengusung konsep desain modern yang dipadukan dengan unsur tradisional Indonesia, mencerminkan identitas nasional. Interior terminal menampilkan perpaduan tata ruang kontemporer dengan ciri khas Terminal 1, seperti penggunaan batu bata terakota, ornamen lokal, serta penerapan teknologi terkini pada berbagai fasilitas layanan penumpang.
Usai peninjauan, Widiyanti mengungkapkan bahwa pergerakan wisatawan selama libur Nataru diperkirakan mencapai 1,45 juta wisatawan mancanegara dan sekitar 128 juta perjalanan wisata domestik. Dari total tersebut, transportasi udara diproyeksikan melayani sekitar 3,4 juta penumpang.
Ia menambahkan bahwa Bali masih menjadi destinasi wisata utama, disusul oleh Yogyakarta, Surabaya, dan Makassar. Hal ini sejalan dengan survei Kementerian Perhubungan yang mencatat destinasi favorit lainnya meliputi Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, dan DI Yogyakarta.


