MAHATVA.ID -Umat Katolik Stasi Santo Mikael, Desa Sofyanin, mengikuti Misa Malam Kunci Tahun, Rabu (31/12/2025) malam, sebagai ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan sepanjang tahun yang telah dilalui.

Misa yang berlangsung di Gereja Stasi Santo Mikael tersebut dipimpin oleh Romo Diosesan (RD) Jeck Bedi dan dihadiri umat dengan penuh kekhusyukan. Suasana ibadah berlangsung tertib, sederhana, dan sarat nuansa reflektif menjelang pergantian tahun.

Dalam homilinya, RD Jack Bedi mengajak umat Stasi Santo Mikael Desa Sofyanin untuk berhenti sejenak dan merenungkan perjalanan hidup sepanjang tahun 2025 yang segera berakhir. 

Ia menegaskan bahwa satu tahun penuh telah dilalui dengan beragam pengalaman. baik sukacita maupun penderitaan yang membentuk kehidupan pribadi, keluarga, dan komunitas umat.

RD Jack menekankan bahwa seluruh pengalaman hidup tersebut tidak pernah dijalani sendirian. Dalam setiap peristiwa, baik kehilangan, perpisahan, maupun keberhasilan dan sukacita, Tuhan senantiasa hadir, hidup, dan berjalan bersama umat dalam perjalanan hidup mereka.

Menjelang peralihan menuju tahun 2026, ia mengingatkan bahwa manusia pada hakikatnya adalah makhluk peziarah. Mengacu pada kisah Abraham dan umat Israel, 

RD Jack menggarisbawahi bahwa perjalanan iman bukanlah tentang mencapai suatu tempat tertentu, melainkan tentang ketaatan berjalan bersama Tuhan dalam setiap fase kehidupan.

Ia menyimpulkan bahwa tanah terjanji sejati bukanlah sebuah wilayah geografis, melainkan Tuhan sendiri. Tujuan akhir dari seluruh perjalanan hidup manusia dan setiap pergantian waktu adalah perjumpaan dengan Tuhan, yang setia menyertai umat dalam setiap langkah peziarahan hidup


Misa Malam Kunci Tahun ini menjadi bagian dari tradisi Gereja Katolik yang memberi ruang bagi umat untuk berdoa, berefleksi, dan memohon berkat Tuhan menjelang memasuki tahun yang baru.