MAHATVA.ID – Musyawarah Nasional (Munas) Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (HA IPB) 2025 menetapkan pasangan Fauzi Amro–Anggawira sebagai Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal DPP HA IPB terpilih setelah meraih 244 suara, unggul jauh atas pesaingnya yang memperoleh 130 suara.
Pemungutan suara berlangsung di Gedung Graha Widya Wisuda (GWW) IPB Dramaga, Bogor, dan hasil resmi ditetapkan pada pukul 06.01 WIB, menandai berakhirnya rangkaian sidang panjang forum tertinggi organisasi alumni IPB tersebut.
Menanggapi hasil Munas, Muhammad Sirod menegaskan bahwa kemenangan pasangan Fauzi Amro–Anggawira merupakan mandat sah dan tegas dari mayoritas peserta Munas yang menggunakan hak suaranya hingga tahap akhir.
“Selisih suara yang hampir dua kali lipat menunjukkan bahwa pilihan peserta Munas sudah sangat jelas dan konsisten. Ini adalah keputusan kolektif forum tertinggi organisasi yang harus dihormati oleh semua pihak,” ujar Muhammad Sirod.
Ia menilai, meskipun Munas HA IPB 2025 diwarnai berbagai dinamika teknis, mulai dari persoalan administrasi hingga pengaturan akses dan manajemen waktu sidang, hal tersebut tidak dapat dijadikan dasar untuk mendelegitimasi hasil pemilihan.
“Catatan teknis tentu penting sebagai bahan evaluasi ke depan. Namun, hal itu tidak menghapus fakta bahwa proses pemungutan suara berjalan sesuai mekanisme organisasi dan menghasilkan keputusan yang sah,” katanya.
Munas HA IPB 2025 sendiri berlangsung dalam durasi panjang dan menuntut ketahanan fisik peserta hingga dini hari. Kendati demikian, mayoritas pemilik suara tetap bertahan mengikuti seluruh tahapan sidang dan menggunakan hak pilihnya secara penuh.
Menurut Muhammad Sirod, hasil Munas seharusnya menjadi titik awal konsolidasi organisasi, bukan memperpanjang polemik pasca-kontestasi.
“Mandat peserta adalah amanah untuk memperkuat persatuan alumni. Kepengurusan terpilih diharapkan segera bekerja dengan mengedepankan inklusivitas, profesionalisme, serta perbaikan tata kelola organisasi,” tutupnya.




