Bogor, MAHATVA.IDMajelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor terus memperkuat perannya dalam pembinaan umat dan pembangunan daerah melalui Wisuda Pendidikan Kader Ulama (PKU) Angkatan ke-19 serta Pengukuhan Pengurus MUI Kabupaten Bogor dan Pengurus MUI Kecamatan se-Kabupaten Bogor.

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Auditorium Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Rabu (24/12/2025), dan menjadi momentum strategis konsolidasi kelembagaan MUI dalam menyiapkan kader ulama yang berilmu, moderat, dan berkomitmen menjaga persatuan umat di tengah tantangan zaman.

Wisuda PKU Angkatan ke-19 menandai lahirnya generasi ulama baru yang diharapkan mampu menjadi penerang umat sekaligus mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga kondusivitas sosial dan keagamaan.

Mewakili Bupati Bogor, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menyampaikan apresiasi atas peran aktif MUI Kabupaten Bogor dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah, menjaga stabilitas daerah, serta membentengi masyarakat dari dekadensi moral dan paham menyimpang.

“Ulama memiliki peran sentral sebagai waratsatul anbiya dan pelayan umat. Melalui PKU dan penguatan struktur MUI hingga tingkat kecamatan, diharapkan dakwah Islam semakin terarah, menyejukkan, dan memberi solusi bagi persoalan masyarakat,” ujarnya.

Pengukuhan pengurus MUI Kabupaten Bogor dan MUI Kecamatan se-Kabupaten Bogor dinilai sebagai langkah strategis untuk memastikan peran MUI hadir hingga ke tingkat akar rumput. MUI diharapkan aktif dalam pembinaan keagamaan, penguatan moderasi beragama, serta menjadi rujukan umat dalam menyikapi dinamika sosial dan perkembangan teknologi.

Pada kesempatan tersebut juga ditegaskan pentingnya sinergi antara MUI dan Pemerintah Kabupaten Bogor dalam penguatan fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan pemberdayaan umat.

“Para ulama akan berperan mengisi dan mengawal fungsi ruhani masjid, seiring dengan dukungan pemerintah dalam pembangunan dan perbaikan sarana keagamaan di seluruh kecamatan,” tuturnya.

Dalam sambutannya, Bupati Bogor melalui Sekda juga menekankan bahwa persatuan merupakan benteng terakhir bangsa, dan MUI memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga harmoni di tengah keberagaman masyarakat.