Bogor, MAHATVA.ID — Narapidana Tindak Pidana Terorisme (Napiter) di Lembaga Pemasyarakatan Khusus Kelas IIB Sentul turut mengikuti kegiatan Silaturahmi Bersama Tokoh Agama di Jawa Tengah yang menghadirkan KH. Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) sebagai bagian dari program pembinaan dan deradikalisasi secara daring, Senin (22/12/2025).

Kegiatan berlangsung di Ruang CCTV Lapas Khusus Kelas IIB Sentul dan diikuti oleh Napiter dari berbagai Lembaga Pemasyarakatan di sejumlah wilayah Indonesia. Selama kegiatan berlangsung, seluruh peserta mengikuti acara dengan pendampingan petugas pemasyarakatan serta tetap mengedepankan aspek keamanan dan ketertiban.

Dalam tausiahnya, Gus Baha menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang menekankan pentingnya moderasi beragama, persatuan, serta cinta tanah air sebagai fondasi utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Materi disampaikan dengan bahasa sederhana dan menyejukkan, sehingga mudah dipahami oleh peserta.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab, yang membuka ruang dialog positif antara warga binaan dan tokoh agama. Penyampaian materi oleh Gus Baha diharapkan mampu memberikan pencerahan spiritual, meluruskan pemahaman keagamaan, serta mendorong perubahan pola pikir Napiter menuju sikap yang lebih toleran, damai, dan inklusif.

Kepala Lapas Khusus Kelas IIB Sentul, Iswandi, menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki peran strategis dalam proses pembinaan Napiter.

“Silaturahmi bersama tokoh agama seperti Gus Baha menjadi sarana pembinaan yang sangat efektif dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan yang damai dan moderat,” ujar Iswandi.

Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat proses deradikalisasi yang sedang dijalankan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat program deradikalisasi serta membentuk kesadaran warga binaan agar siap kembali ke masyarakat dengan pemahaman keagamaan yang lebih baik,” pungkasnya.

Keikutsertaan Napiter Lapas Khusus Sentul dalam kegiatan ini menegaskan komitmen jajaran pemasyarakatan dalam mendukung program deradikalisasi nasional serta pembinaan kepribadian warga binaan secara berkelanjutan dan humanis.