MAHATVA.ID – Proyek pembangunan Pasar Rakyat Saumlaki di Kabupaten Kepulauan Tanimbar telah selesai dengan progres fisik mencapai 100 persen. Setelah melewati masa dispensasi melalui mekanisme RPATA yang berakhir pada 19 Februari 2025, kini proyek ini masuk dalam masa pemeliharaan selama 180 hari kalender atau enam bulan ke depan.
Perwakilan kontraktor dari PT Anugerah Bangun Kencana (ABK), Engbert Sikomena, menjelaskan bahwa dalam masa pemeliharaan ini, pihak kontraktor masih bertanggung jawab untuk memastikan seluruh fasilitas dan infrastruktur pasar berfungsi dengan baik serta tidak mengalami kerusakan.
“Setelah masa pemeliharaan selesai, Pasar Rakyat Saumlaki akan resmi dioperasikan dan dibuka untuk umum. Kami berharap pasar ini dapat menjadi pusat ekonomi dan perdagangan yang berkembang di Kabupaten Kepulauan Tanimbar,” ujar Engbert.
Koordinasi Pemerintah dan Penyerahan Pasar
Meskipun pembangunan fisik telah rampung, pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar masih perlu menjalin koordinasi dengan pihak balai untuk proses penyerahan resmi. Hal ini bertujuan agar operasional pasar dapat berjalan dengan optimal.
“Bangunan fisik siap digunakan dalam enam bulan ke depan, dan kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar penyerahan pasar dapat segera dilakukan,” tambah Engbert.
Fasilitas Lengkap, Siap Dukung Ekonomi Masyarakat
Pasar Rakyat Saumlaki dirancang untuk menjadi pusat perdagangan modern dengan fasilitas yang memadai. Pasar ini terdiri dari dua gedung utama, yakni Blok A dan Blok B:
- Blok A: Terdiri dari 197 los untuk jualan basah seperti ikan dan daging, serta 52 kios untuk produk kering.




