MAHATVA.ID – Pembangunan jalur sementara khusus kendaraan roda dua (R2) di Jalan Saleh Danasasmita, Batutulis, Bogor Selatan, menuai sorotan karena dinilai berjalan lambat.
Jalur ini dibangun sebagai solusi darurat setelah akses utama terputus akibat longsor, namun progresnya masih jauh dari harapan sebagian warga.
Pantauan pada Sabtu (2/8/2025) menunjukkan pengerjaan perataan batu split di atas jalur tanah yang dipadatkan. Meski alat berat sudah dikerahkan, target penyelesaian dalam 14 hari kerja dinilai cukup lama untuk penanganan darurat yang menyangkut mobilitas ribuan pengendara.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, membenarkan bahwa jalur ini memang bersifat sementara namun tetap harus memenuhi standar keamanan.
“Pemerintah Kota Bogor terus berupaya memberikan solusi cepat terhadap dampak longsor di Batutulis. Salah satunya dengan membangun jalur sementara khusus roda dua yang saat ini sedang kita kerjakan,” ujarnya.
Jalur darurat tersebut rencananya dilengkapi rambu-rambu dan sistem pengamanan. Namun, Dedie mengakui bahwa pengerjaan membutuhkan waktu karena harus memperhatikan teknis konstruksi.
Warga berharap pengerjaan dapat dipercepat agar tidak berlarut-larut, mengingat jalur ini menjadi satu-satunya akses vital yang menghubungkan wilayah Batutulis dengan pusat kota.
“Kami targetkan pengerjaan jalur ini dapat selesai dalam waktu 14 hari kerja. Ini langkah taktis agar mobilitas masyarakat tetap terjaga, terutama bagi pengendara sepeda motor yang selama ini terganggu aksesnya,” tandasnya.




