MAHATVA.ID – Jajaran Polda Jawa Barat melakukan monitoring dan evaluasi (monev) di Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) milik Pemerintah Desa (Pemdes) Gunungputri, Kecamatan Gunung Putri, pada malam hari ini (12/6). Kegiatan ini sebagai persiapan menghadapi penilaian Lomba Tiga Pilar Tingkat Nasional, di mana Desa Gunungputri menjadi wakil dari Polda Jabar.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kasubdit Bhabinkamtibmas Polda Jabar AKBP Suherman, Kasat Binmas AKP Nimrot, dan Kapolsek Gunungputri AKP Aulia Robby, didampingi langsung oleh Kepala Desa Gunungputri, Damanhuri.
“Malam ini kita lakukan monitoring dan evaluasi karena Pemdes Gunungputri telah mendapatkan tiket penilaian tingkat nasional. Kita sudah kirimkan dokumen dan video berkaitan dengan lomba tiga pilar untuk mewakili Polda Jabar,” ujar Damanhuri.

Menurutnya, setelah evaluasi malam ini, Pemdes Gunungputri akan segera melakukan perbaikan di siang hari agar semua rekomendasi dapat segera dieksekusi menjelang kunjungan tim penilai dari Mabes Polri.
“Ini bukan hal main-main karena kita mempertahankan gelar juara pertama tingkat nasional tahun 2024 di Subang. Gunungputri diharapkan bisa tampil maksimal dan kembali mengharumkan nama Polda Jabar,” tegasnya.
Fokus Evaluasi: Penataan Media hingga Inovasi Teknologi
Evaluasi monev kali ini lebih banyak menyoroti aspek penataan visual, estetika, serta penyelarasan antara format presentasi dari pihak desa dan standar Polri.
“Ada beberapa perbedaan persepsi antara tampilan yang biasa kita gunakan dengan standar Polri. Ini sedang kita sinkronkan agar bisa memenuhi standar penilaian nasional,” tambah Damanhuri.
Salah satu keunggulan yang diusung oleh Desa Gunungputri adalah inovasi teknologi keamanan berbasis smart system, yaitu Smartpole atau Tiang Pintar. Tiang ini terkoneksi langsung ke ponsel Android milik Bhabinkamtibmas, Babinsa, Kepala Desa, ambulans, serta pihak terkait lainnya, sehingga mampu memberikan peringatan dini secara otomatis.




