MAHATVA.ID - Upaya pengembangan sumber daya manusia menjadi fokus utama TNI AL saat menggelar Pembinaan Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) di KRI Semarang-594.

Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Nasional KKRI gagasan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ini resmi dibuka oleh Pangkoarmada RI Denih Hendrata di Dermaga 104 Pelindo Belawan, sebelum seluruh peserta menjalani pembinaan intensif di kapal tersebut pada Senin, 17 November 2025.

Program pembinaan ini dirancang sebagai langkah strategis membentuk generasi muda yang disiplin, berkarakter, memiliki kemampuan kepemimpinan, serta memahami pentingnya bela negara.

Sebanyak 1.000 pelajar dari SMA dan SMK di Medan dan Belawan mengikuti kegiatan ini, didampingi 12 guru, 50 pelatih, serta dukungan 38 personel Kodaeral I.

Selama berada di KRI Semarang, para kadet memperoleh materi kedisiplinan, kepemimpinan, wawasan kebangsaan, dan pemahaman mengenai dunia kemaritiman.

Pembinaan langsung dari prajurit TNI AL ini memberi gambaran konkret mengenai peran strategis sektor maritim bagi pertahanan dan pembangunan nasional.

Pangkoarmada RI menegaskan bahwa KKRI merupakan wadah pembinaan generasi muda di bawah Kementerian Pertahanan dan TNI yang berperan penting dalam memperkuat karakter dan jiwa kebangsaan pelajar.

Ia menilai pembinaan berkelanjutan seperti ini merupakan investasi jangka panjang dalam menyiapkan SDM unggul yang memahami nilai-nilai kemaritiman serta siap berkontribusi bagi masa depan bangsa.