Bogor, MAHATVA.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong menerima kunjungan peserta Pelatihan Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Ahli Pertama melalui Jalur Perpindahan dari Jabatan Lain (PDJL) sebagai bagian dari visitasi penelitian kemasyarakatan yang diselenggarakan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kamis (20/11/2025).

Visitasi yang menjadi materi inti pelatihan ini bertujuan memberikan pemahaman langsung kepada peserta mengenai pelaksanaan tugas penelitian kemasyarakatan, pemetaan permasalahan warga binaan, hingga penyusunan rekomendasi yang akan menjadi dasar program pembinaan maupun proses integrasi.

Kepala Lapas Cibinong, Wisnu Hani Putranto, menyampaikan apresiasi atas terpilihnya Lapas Cibinong sebagai lokasi visitasi yang diikuti empat peserta pelatihan.

“Kami menyambut baik kehadiran peserta visitasi. Pembimbing Kemasyarakatan memiliki peran strategis dalam mendukung pelaksanaan pembinaan dan reintegrasi sosial warga binaan. Semoga kegiatan ini memberi bekal konkret sehingga para peserta siap menjalankan tugas profesi secara profesional dan humanis,” ujarnya.

Usai sesi pembukaan, para peserta langsung melaksanakan penelitian kemasyarakatan (litmas) terhadap warga binaan Lapas Cibinong. Kegiatan tersebut mencakup wawancara, penggalian data sosial, penelusuran riwayat kasus, serta penilaian kebutuhan pembinaan sesuai standar Pemasyarakatan.

Melalui praktik lapangan ini, peserta memperoleh gambaran nyata mengenai dinamika penyusunan litmas, proses pengumpulan data primer, serta analisis yang dibutuhkan untuk merumuskan rekomendasi pembinaan maupun integrasi.

Salah satu peserta pelatihan, Firman, mengungkapkan kesan positif dan pembelajaran penting yang ia dapatkan selama visitasi.

“Melalui kegiatan ini, kami mendapatkan pemahaman yang jauh lebih mendalam tentang proses penyusunan litmas. Interaksi langsung dengan warga binaan membuat kami belajar melihat setiap kasus secara lebih komprehensif dan humanis. Pengalaman ini sangat berharga untuk kami terapkan saat nanti bertugas di unit kerja masing-masing,” ungkapnya.

Diharapkan, ilmu dan pengalaman yang diperoleh melalui kegiatan visitasi ini dapat menjadi modal penting bagi para peserta untuk memberikan pelayanan yang lebih profesional, humanis, serta berintegritas saat melaksanakan tugas di unit kerja masing-masing. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan sistem pemasyarakatan yang semakin baik, efektif, dan PRIMA.