Bogor, MAHATVA.ID – Polres Bogor melaksanakan kegiatan Analisis dan Evaluasi (Anev) Gelar Operasi (GO) Kamtibmas sebagai langkah strategis dalam meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah hukum Polres Bogor. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (10/10/2025).
Anev dipimpin langsung oleh Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, S.H., S.I.K., M.Si., didampingi Wakapolres Bogor Kompol Rizka Fadhila, S.H., S.I.K., serta dihadiri para Pejabat Utama (PJU) dan seluruh Kapolsek jajaran di lingkungan Polres Bogor.
Kegiatan dimulai pukul 07.45 WIB dengan persiapan peserta, kemudian dibuka resmi pada pukul 08.00 WIB melalui sesi menyanyikan Indonesia Raya dan pembacaan doa bersama.
Dalam sambutannya, Kabagops Polres Bogor menegaskan bahwa kegiatan evaluasi ini menjadi wadah penting dalam memperkuat koordinasi antar satuan, mengidentifikasi berbagai permasalahan, serta merumuskan solusi strategis terhadap dinamika situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Bogor.
“Evaluasi ini diharapkan dapat menjadi langkah konkret dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.
Selanjutnya, sejumlah paparan disampaikan oleh pejabat utama Polres Bogor. Kabagops Polres Bogor memaparkan hasil analisis gangguan kamtibmas periode Agustus–September 2025 berdasarkan data Dashboard Operasional (DORS) Polri.
Sementara Kabag SDM Polres Bogor menyampaikan hasil evaluasi program ketahanan pangan yang telah dijalankan oleh jajaran Polres, dan Kasat Intelkam memaparkan perkembangan situasi kamtibmas terkini.
Paparan lainnya disampaikan oleh Kasat Samapta terkait optimalisasi penempatan personel di lapangan, serta Kasikeu Polres Bogor yang menjelaskan pelaksanaan program Gerakan Pangan Murah sebagai upaya mendukung stabilitas ekonomi masyarakat.
Selain itu, Kasiwas Polres Bogor turut memaparkan hasil pengawasan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah hukum Polres Bogor. Para Kapolsek jajaran juga menyampaikan paparan kondisi kamtibmas di wilayah masing-masing, termasuk strategi penanganan potensi gangguan keamanan dan peningkatan sinergitas dengan masyarakat.




