TANGERANG, MAHATVA.ID — Produk hasil pembinaan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong berhasil mencuri perhatian pengunjung dalam pameran rangkaian Syukuran Hari Bakti Imigrasi ke-76, Senin (26/1/2026). Pameran ini menjadi ajang strategis untuk memperkenalkan hasil karya kreatif warga binaan kepada masyarakat luas.
Keikutsertaan Lapas Cibinong dalam pameran tersebut mencerminkan komitmen nyata dalam pemberdayaan dan pengembangan keterampilan produktif warga binaan, sekaligus menjadi representasi perubahan positif dalam sistem pembinaan pemasyarakatan.
Beragam produk unggulan dipamerkan, mulai dari kotak tisu berbahan kayu palet, miniatur rumah dan rumah pohon, miniatur mobil, motor, dan kapal, hingga cinderamata logo Pramuka serta gitar akustik berbahan kayu mahoni. Seluruh produk tersebut merupakan hasil kreativitas warga binaan yang dibina melalui pelatihan keterampilan secara berkelanjutan.
Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong, Wisnu Hani Putranto, mengatakan pameran ini menjadi sarana penting untuk menunjukkan potensi serta hasil nyata dari program pembinaan kemandirian yang dijalankan.
“Melalui pembinaan kemandirian, kami membekali warga binaan dengan keterampilan yang dapat menjadi bekal hidup setelah bebas. Karya-karya ini membuktikan bahwa warga binaan mampu berkarya secara positif dan produktif,” ujar Wisnu.
Menurutnya, partisipasi dalam pameran juga bertujuan mengubah stigma masyarakat terhadap warga binaan, sekaligus memperkuat dukungan publik terhadap program reintegrasi sosial yang dijalankan pemasyarakatan.
Selain itu, kegiatan ini turut membuka peluang pengembangan UMKM berbasis Lapas, sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mendorong kemandirian dan produktivitas warga binaan.
Pameran produk Lapas Cibinong mendapat apresiasi dari para pengunjung dan tamu undangan yang hadir. Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Cibinong menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pembinaan yang berdampak nyata, berkelanjutan, dan berorientasi pada kemandirian warga binaan.




