BOGOR, MAHATVA.ID — Puluhan warga Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, menggelar aksi demonstrasi di depan PT Induksarana Kemasindo (ISKI) yang berlokasi di Jalan Raya Mercedes Benz, Desa Cicadas, Rabu siang (28/1/2026).

Aksi tersebut merupakan bentuk protes warga terhadap kebijakan perusahaan yang dinilai tidak berpihak kepada masyarakat setempat, khususnya terkait penyerapan tenaga kerja lokal.

Aksi yang berlangsung secara spontan itu diikuti oleh berbagai unsur masyarakat, mulai dari pemuda, tokoh warga, hingga Karang Taruna Desa Cicadas. Massa menuntut agar PT ISKI memberikan kesempatan kerja bagi warga sekitar yang hingga kini dinilai tidak memperoleh akses, meski perusahaan telah beroperasi selama beberapa bulan terakhir.

Ketua Pokja Karang Taruna Desa Cicadas, Rizky, menegaskan bahwa keberadaan perusahaan di wilayah desa seharusnya memberikan dampak sosial dan ekonomi yang positif bagi masyarakat sekitar.

“Sejak perusahaan ini berdiri dan mulai beroperasi, warga sekitar tidak diberikan akses untuk bekerja. Padahal, tenaga kerja yang digunakan mayoritas berasal dari luar wilayah Desa Cicadas,” ujar Rizky di sela-sela aksi.

Selain persoalan ketenagakerjaan, massa aksi juga menyoroti aspek perizinan pembangunan perusahaan. Rizky menyebut PT ISKI diduga belum mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB) secara lengkap.

“Kami juga mempertanyakan legalitas perizinannya. Informasi yang kami terima, perusahaan ini diduga belum memiliki IMB dan tidak menyediakan ruang terbuka hijau sebagaimana ketentuan yang berlaku,” tambahnya.

Warga berharap pemerintah daerah serta instansi terkait segera turun tangan untuk menindaklanjuti tuntutan masyarakat, baik terkait kewajiban penyerapan tenaga kerja lokal maupun kelengkapan perizinan perusahaan.

Massa aksi menegaskan akan terus mengawal persoalan tersebut hingga ada kejelasan dan komitmen nyata dari pihak perusahaan.