MAHATVA.ID - Diduga jadi tempat prostitusi, sebuah kontrakan digerebek sejumlah santri yang terjadi di Kampung Lebak Pasar, Desa Citeureup, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor. 

"Diseruduk warga (santri), tapi tidak ada tangkap tangan, ga ngapain, diduga saja prostitusi disitu (kontrakan)," ungkap Kapolsek Citeureup Kompol Viktor G Hamonangan kepada wartawan, Minggu (4/8).

Menurut Kompol Viktor aksi warga bersama santri dilakukan secara spontan karena curiga kontrakan tersebut digunakan sebagai tempat prostitusi.

"Warga tidak melapor ke kita, warga langsung menggeruduk baru kita melakukan pengecekan ke tempat kejadian perkara (TKP)," ungkap Kompol Viktor.

Bahkan Kompol Viktor menyebut kalau bangunan tersebut hanya kontrakan saja, karena saat digerebek tak ada alat bukti.

"Mereka tidak mengaku, kami ngontrak, dan tidak ada alat bukti yang bisa, makanya tak ada tangkap tangan, kecuali ada laki-laki didalamnya kita gerebek," tegasnya.

Penggerebekan ini dipicu oleh kecurigaan para santri terhadap aktivitas mencurigakan di kontrakan, untuk menghentikan aktivitas yang diduga melanggar norma agama dan hukum.

Kejadian ini segera menarik perhatian warga sekitar, yang kemudian ikut berkumpul di lokasi.

Setelah penggerebekan, dilakukan pertemuan darurat antara pemilik kontrakan, tokoh lingkungan, tokoh agama setempat, dan anggota Babinkamtibmas Desa Citeureup.