Bogor, MAHATVA.ID – Festival Film Kabupaten Bogor (FFKB) 2025 siap digelar di Gedung Auditorium Setda Kabupaten Bogor pada November 2025. Ajang tahunan ini menjadi wadah bagi sineas muda dan komunitas kepemudaan dari berbagai kecamatan untuk mengekspresikan kreativitas mereka melalui karya film edukatif dan inspiratif.
Salah satu peserta yang siap unjuk karya adalah Kecamatan Cariu, yang turut berpartisipasi dengan memproduksi film berjudul “TANDUR”. Karya ini digarap dengan semangat gotong royong oleh para kreator muda yang ingin menampilkan potensi dan budaya lokal daerahnya.
“Kami ingin menunjukkan bahwa anak muda di Cariu juga bisa berkarya dan berprestasi di bidang perfilman. Melalui film TANDUR, kami mengangkat kisah perjuangan masyarakat desa mempertahankan tanah mereka,” ujar Anwar Fauzi, sutradara film tersebut.
Sinopsis Film “TANDUR”
Film TANDUR menceritakan kisah Sarif (diperankan oleh Jodi Setiawan), seorang pemuda desa yang tinggal bersama kakek dan neneknya setelah kehilangan kedua orang tuanya. Bersama sahabatnya Bagas (Ahmad Bagaskara), Sarif berjuang mempertahankan lahan pertanian desa dari ancaman Samsul (Maman) dan komplotannya yang ingin menguasai tanah warga untuk kepentingan pribadi.
Kisah ini menggambarkan semangat gotong royong, kecerdikan, dan keberanian masyarakat desa dalam menjaga warisan leluhur mereka — sekaligus menjadi cerminan nilai-nilai lokal khas Kabupaten Bogor.
Tim Produksi Film “TANDUR”
- Sutradara: Anwar Fauzi
- Produser: Cecep Supriadi
- Pemeran Utama:
- Ahmad Bagaskara sebagai Bagas
- Jodi Setiawan sebagai Sarif
- Maman sebagai Samsul
Dengan film “TANDUR”, Kecamatan Cariu berharap dapat mengukir prestasi di FFKB 2025 dan menjadi inspirasi bagi sineas muda lainnya di Kabupaten Bogor. Karya ini juga diharapkan mampu memperkenalkan potensi daerah Cariu melalui medium perfilman dan memperkuat semangat kolaborasi generasi muda di dunia kreatif.

.png)