TUBAN, MAHATVA.ID – Semangat nasionalisme masyarakat Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, membara jelang peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia. Ribuan bendera Merah Putih dikibarkan secara serentak oleh warga, termasuk para sopir truk, sebagai bentuk cinta Tanah Air dan respons atas viralnya isu pemasangan bendera tokoh fiksi anime One Piece yang menuai pro-kontra di media sosial.

Aksi ini bermula dari warga Desa Prambontergayang yang pada Selasa (5/8/2025) pagi, secara gotong royong memasang lebih dari 5.000 bendera Merah Putih di sepanjang jalan desa hingga kendaraan yang melintas.

Salah satu tokoh masyarakat, Suhardana, menyampaikan bahwa aksi ini murni bentuk kepedulian masyarakat terhadap simbol negara.

"Kami hanya ingin menunjukkan bahwa masyarakat masih peduli terhadap bangsa ini, apalagi soal lambang negara seperti bendera. Jangan sampai tergeser oleh simbol-simbol fiksi," ujarnya.

Kepala Desa Prambontergayang juga mengapresiasi semangat warga yang tinggi dalam menyambut HUT RI.

"Alhamdulillah, antusias masyarakat sangat luar biasa. Ini bentuk nyata nasionalisme mereka, apalagi menjelang 17 Agustus," katanya.

Tak hanya warga desa, dukungan terhadap gerakan pemasangan bendera Merah Putih juga datang dari Paguyuban Sopir Truk Kecamatan Soko. Dianto, perwakilan paguyuban tersebut, mengatakan bahwa seluruh anggota telah diinstruksikan untuk memasang bendera Merah Putih di setiap armada truk dan rumah masing-masing.

"Kami sudah share di grup sopir, dan semua sepakat. Ini bukan hanya soal peringatan hari kemerdekaan, tapi juga bentuk penghormatan terhadap para pahlawan dan tanggapan atas isu yang berkembang di medsos terkait bendera One Piece," tegas Dianto saat ditemui di lokasi.

Menurutnya, semangat kebangsaan tak boleh pudar hanya karena tren atau simbol budaya asing.