MAHATVA.ID – Cabang olahraga tinju menutup perjuangan kontingen Indonesia di SEA Games 2025 Thailand dengan torehan satu medali emas, empat perak, dan empat perunggu. Seluruh pertandingan tinju digelar di Chulalongkorn University, Bangkok, hingga Jumat (waktu setempat).

Dari lima petinju Merah Putih yang melaju ke partai final, hanya Vicky Tahumil Junior yang berhasil mempersembahkan medali emas bagi Indonesia. Petinju andalan tersebut tampil di kelas 51 kilogram putra.

Pada laga final, Vicky menunjukkan performa impresif dengan menundukkan petinju tuan rumah Thitisan Panmot melalui kemenangan angka tipis 3-2, sekaligus mengamankan satu-satunya emas Indonesia dari cabang tinju.

Sementara itu, empat petinju Indonesia lainnya harus puas meraih medali perak setelah takluk di partai puncak. Dari sektor putri, Nabila Maharani kalah dari petinju Thailand Nathicha Chongprongklang dengan skor 1-4 pada final kelas 54 kilogram putri.

Petinju putri lainnya, Huswatun Hasanah, juga harus mengakui keunggulan wakil Thailand Thananya Somnuek dengan skor 0-4 di final kelas 63 kilogram putri.

Dari sektor putra, Asri Udin gagal meraih emas usai kalah dari petinju Thailand Sakda Ryamtham dengan skor telak 0-5 pada final kelas 60 kilogram putra.

Medali perak terakhir diraih Maikhel Roberrd Muskita yang harus mengakui keunggulan petinju Filipina Eumir Felix Marcial dengan skor 1-4 di final kelas 80 kilogram putra.

Selain itu, Indonesia juga mengoleksi empat medali perunggu masing-masing melalui Israellah Athena Bonita Saweho (kelas 50 kg putri), Jill Mandagie (kelas 57 kg putra), Alfianita Kartina Manopo (kelas 57 kg putri), serta Maria Meisita Maria Manguntu (kelas 60 kg putri).

Secara keseluruhan, pencapaian tim tinju Indonesia di SEA Games 2025 Thailand menunjukkan peningkatan dibandingkan SEA Games 2023 Kamboja, di mana Indonesia kala itu hanya meraih lima medali perak dan tiga perunggu tanpa emas.