MAHATVA.ID — Latihan Gabungan Terpadu (Latgabmapad) Bhakti Kanyini Ausindo 25 resmi memasuki tahap Table Top Exercise (TTX) di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal), Jakarta. Kegiatan ini menjadi ajang strategis untuk menguji kesiapan dan sinergi lintas instansi dalam menghadapi bencana alam maupun situasi darurat kemanusiaan.

TTX Bhakti Kanyini melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, BNPB, Basarnas, serta kementerian dan lembaga terkait. Dari luar negeri, hadir pula perwakilan Australian Defence Force (ADF), Australian Civil-Military Centre (ACMC), serta mitra sahabat dari Timor Leste dan Amerika Serikat.

Dalam latihan ini, para peserta membahas skema terbaik dalam koordinasi dan kolaborasi ketika bencana besar terjadi—baik di tingkat nasional maupun regional. Fokus utama latihan adalah memperkuat mekanisme kerja terpadu antarinstansi, pembagian tugas yang efektif, serta langkah cepat dalam penanganan keadaan darurat.

Melalui simulasi skenario bencana, peserta dilatih berpikir dan bertindak dalam satu sistem komando yang solid, mulai dari deteksi dini, evakuasi, penyelamatan, hingga pemulihan pascabencana.

Perwakilan ACMC menegaskan pentingnya kemitraan lintas negara dalam menghadapi potensi bencana di kawasan Indo-Pasifik, mengingat ancaman bencana alam tidak mengenal batas wilayah.

Kegiatan ini sekaligus memperkuat interoperabilitas dan pemahaman bersama antara Indonesia dan Australia dalam pelaksanaan operasi kemanusiaan atau Humanitarian Assistance and Disaster Response (HADR).

(rls)