BOGOR, MAHATVA.ID – Panitia Festival Film Kabupaten Bogor (FFKB) 2025 menyelenggarakan Voting Poster Film FFKB 2025 melalui akun Instagram resmi Festival Film Kabupaten Bogor. Kegiatan ini digelar untuk mengajak netizen turut mendukung sekaligus mengapresiasi karya para sineas lokal dari seluruh wilayah Kabupaten Bogor.
Sebanyak 23 poster film dari 23 kecamatan yang mengikuti ajang FFKB 2025 ambil bagian dalam voting ini. Poster-poster tersebut dapat dipilih oleh publik untuk menentukan Poster Film Terfavorit berdasarkan penilaian dan dukungan netizen.
Ketua Panitia FFKB, TB. Ule Sulaeman, menjelaskan bahwa voting poster film ini digelar sebagai bentuk apresiasi terhadap peserta FFKB 2025, khususnya bagi karya poster film yang dinilai menarik namun belum masuk dalam kategori penilaian utama festival.
“Ini kami selenggarakan sebagai bentuk apresiasi kepada peserta FFKB 2025 dengan poster film yang bagus-bagus, namun belum masuk kategori penilaian. Sekaligus untuk memperpanjang gerak kegiatan panitia hingga menuju penyelenggaraan FFKB 2026,” ujar TB. Ule Sulaeman.
Menurutnya, langkah ini penting agar geliat perfilman di Kabupaten Bogor tidak terputus dan terus berkelanjutan. Dengan begitu, cita-cita menjadikan Kabupaten Bogor sebagai kota film dapat terwujud.
TB. Ule juga berharap Voting Poster Film FFKB 2025 mampu menjangkau masyarakat luas di seluruh Indonesia, sehingga gaung Festival Film Kabupaten Bogor semakin dikenal secara nasional.
“Harapannya, voting ini bisa menjangkau seantero negeri. Semua bisa ikut voting, khususnya masyarakat Kabupaten Bogor, agar ke depan Bogor memiliki ikon baru sebagai kota film. Kami ingin FFKB bisa sejajar, bahkan menyamai Festival Film Bandung (FFB) yang sudah berjalan belasan tahun,” jelasnya.
Ia menambahkan, pendanaan kegiatan Voting Poster Film FFKB 2025 dilakukan secara swadaya oleh panitia, dengan menggandeng para donatur yang memiliki komitmen sama dalam memajukan perfilman Kabupaten Bogor.
“Pendanaan voting ini swadaya panitia dengan dukungan donatur, dengan satu tujuan besar: memajukan perfilman Kabupaten Bogor dan menjadikannya sebagai kota film,” lanjut TB. Ule.


