CIBINONG, MAHATVA.ID – Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong terus mendapatkan ruang untuk mengembangkan bakat dan keterampilan melalui berbagai kegiatan pembinaan keagamaan. Salah satunya adalah latihan Marawis yang rutin digelar di Masjid At-Taubah Lapas Cibinong, Selasa (9/9/2025).
Suasana latihan berlangsung penuh semangat. Iringan tabuhan rebana dan lantunan syair Islami menggema di masjid, menciptakan atmosfer religius sekaligus mempererat kebersamaan antar warga binaan. Kegiatan ini menjadi sarana bagi mereka untuk menyalurkan bakat seni Islami sekaligus memperdalam nilai keagamaan.
Kalapas Cibinong, Wisnu Hani Putranto, menjelaskan bahwa kegiatan Marawis merupakan bagian penting dari pembinaan kerohanian di dalam lapas.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membentuk karakter warga binaan yang lebih baik, religius, dan mampu menjalin kebersamaan. Latihan Marawis bukan hanya soal musik, tetapi juga tentang memperkuat nilai-nilai iman dan solidaritas,” ujarnya.
Lebih dari sekadar hiburan, latihan Marawis juga berfungsi sebagai terapi mental dan spiritual. Salah satu warga binaan berinisial MG mengaku mendapatkan manfaat nyata dari keikutsertaannya.
“Alhamdulillah, saya merasa lebih dekat dengan agama dan lebih tenang secara batin. Latihan ini juga membuat kami saling mendukung satu sama lain,” ungkapnya.
Dengan pendampingan dari ustadz dan petugas pembina, kegiatan Marawis berjalan terstruktur serta memberikan dampak positif. Selain menciptakan suasana religius, program ini juga membuka ruang bagi warga binaan untuk mengembangkan potensi diri sekaligus mempersiapkan kehidupan setelah bebas.
Lapas Cibinong menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program pembinaan keagamaan yang bermanfaat, membangun, serta mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan dengan bekal spiritual dan karakter yang lebih baik.




