Bogor, MAHATVA.ID – Pendidikan merupakan hak setiap warga negara, termasuk bagi mereka yang sedang menjalani masa pembinaan. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong menunjukkan komitmennya terhadap hal tersebut melalui pelaksanaan Program Pendidikan Kesetaraan bekerja sama dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) setempat, Selasa (7/10/2025).

Sebanyak 11 warga binaan saat ini aktif mengikuti kegiatan belajar di tiga jenjang pendidikan, yaitu Paket A (setara SD), Paket B (setara SMP), dan Paket C (setara SMA). Program ini dilaksanakan secara rutin di ruang belajar Lapas Cibinong dengan tujuan memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk memperoleh ijazah resmi dan meningkatkan kemampuan akademik mereka.

Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong, Wisnu Hani Putranto, menyampaikan bahwa program pendidikan ini menjadi bagian penting dari pembinaan bagi warga binaan.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap warga binaan memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan memperbaiki diri. Melalui PKBM, mereka tidak hanya mendapatkan ilmu pengetahuan, tetapi juga motivasi untuk memulai hidup baru setelah bebas nanti,” ujar Wisnu.

Proses belajar dilakukan melalui metode tatap muka dan bimbingan mandiri. Para tutor dari PKBM mendampingi secara langsung dengan pendekatan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan warga binaan. Selain mata pelajaran umum seperti Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPA, peserta juga mendapatkan materi tentang pembentukan karakter, literasi, serta wawasan kebangsaan.

Salah satu peserta didik berinisial R mengungkapkan rasa syukurnya bisa mengikuti program pendidikan ini.

“Dulu saya belum sempat menyelesaikan sekolah. Sekarang saya bisa belajar lagi dan semoga nanti bisa lulus Paket C. Saya ingin membanggakan keluarga dan membuktikan bahwa di sini kami juga bisa berubah,” tuturnya.

Program PKBM di Lapas Cibinong bukan sekadar kegiatan belajar, tetapi juga jembatan menuju perubahan. Melalui pendidikan, warga binaan dibekali pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri untuk kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan mandiri.