BOGOR, MAHATVA.ID – Zaenul Mutaqin resmi kembali memimpin Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Bogor untuk masa bakti 2025–2029. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Kota (Muskot) KORMI II yang berlangsung di Gedung Balai Rakyat Cagar Budaya DPRD Kota Bogor, Jumat (14/11/2025).

Penetapan tersebut disepakati oleh 19 induk organisasi olahraga (Inorga) dan disaksikan oleh 10 peninjau, yang secara penuh memberikan dukungan kepada Zaenul untuk melanjutkan kepemimpinannya.

Dalam sambutannya, Zaenul menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang kembali diberikan. Ia menegaskan komitmennya untuk memperkuat struktur organisasi, meningkatkan soliditas, serta mendorong budaya olahraga masyarakat.

Target utamanya adalah peningkatan Angka Partisipasi Masyarakat dalam Berolahraga (APMO), pengembangan olahraga tradisional, serta menciptakan masyarakat Kota Bogor yang lebih sehat dan bugar.

“Dukungan ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk bekerja lebih maksimal. Ke depan akan banyak tantangan, termasuk menghadapi Forprov 2026. Pada Forprov 2022, Kota Bogor berada di peringkat empat, dan kami bertekad menembus tiga besar,” ungkap Zaenul Mutaqin.

Ketua KORMI Jawa Barat, Denda Alamsyah, turut memberikan ucapan selamat. Ia berharap kepemimpinan Zaenul dapat semakin memperkuat ekosistem olahraga masyarakat serta menciptakan ruang gerak yang inklusif dan kreatif.

“Ini momentum penting untuk memperkuat gerakan olahraga masyarakat. Semoga KORMI Kota Bogor mampu menjadi contoh dalam membangun ekosistem olahraga yang merangkul semua kalangan,” ujar Denda.

Sementara itu, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menilai bahwa konsistensi Zaenul telah memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan partisipasi olahraga masyarakat. Ia juga mengapresiasi kontribusi para pegiat olahraga masyarakat Kota Bogor yang sukses menyumbangkan medali untuk Jawa Barat hingga kembali meraih juara umum di Fornas NTB 2025.

“Saya bangga dengan kerja keras para pegiat olahraga masyarakat. Ke depan, kami berkomitmen memperkuat fasilitas olahraga masyarakat, termasuk membangun gelanggang olahraga di setiap kecamatan,” tegas Dedie.