Jakarta, MAHATVA.ID – Rentetan aksi penyerangan terhadap empat kantor polisi di Jakarta Timur berbuntut panjang. Tidak hanya kantor rusak dan kendaraan dinas terbakar, tetapi tujuh pucuk senjata laras panjang Ruger Mini milik Polri dijarah massa saat kerusuhan di Polsek Matraman, Sabtu (30/8/2025) dini hari.
Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Alfian Nurrizal, membenarkan peristiwa itu. “Ya, betul. Ada tujuh dan yang sudah dikembalikan ada dua,” ujarnya, Senin (8/9/2025). Kasus ini kini ditangani langsung oleh Polda Metro Jaya.
Polsek di Jakarta Timur Porak-Poranda
Empat Polsek menjadi sasaran: Duren Sawit, Jatinegara, Cipayung, dan Ciracas. Massa menggunakan bom molotov, batu, dan petasan. Akibatnya, fasilitas rusak parah, inventaris dijarah, hingga mobil dinas terbakar.
Polsek Duren Sawit diserang pukul 03.40 WIB. Massa melempar bom molotov hingga kafe di sebelah ikut rusak. Polisi menangkap tiga orang, dua di antaranya anak di bawah umur.
Polsek Jatinegara diserang pukul 23.30 WIB. Gapura terbakar, dua motor anggota hangus. Empat pelaku ditangkap, termasuk peracik bom molotov.
Polsek Cipayung diserang pukul 01.55 WIB. Massa menjarah motor anggota dan menyiarkan langsung provokasi di TikTok. Dua pelaku ditangkap.
Polsek Ciracas diserang sekitar 500 orang bermotor. Gerbang didobrak, inventaris dijarah, kendaraan dibakar. Dua orang pelaku siaran langsung TikTok untuk memprovokasi.
Selain itu, subsektor Polsek di Jaktim juga dirusak. Barang inventaris seperti TV dan printer ikut dijarah.

.png)