Jakarta, MAHATVA.ID – Urbanisasi menjadi salah satu tantangan terbesar yang akan dihadapi Indonesia dalam beberapa dekade mendatang. Perpindahan penduduk dari desa ke kota diproyeksikan terus meningkat dan kian masif.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyebut sekitar 70 persen masyarakat global, termasuk Indonesia, akan tinggal dan bekerja di kota-kota besar.
“Hari ini kita menghadapi banyak sekali tekanan terhadap lingkungan dan bumi kita. Pertama, urbanisasi. 70 persen masyarakat global dan Indonesia akan berada tinggal bekerja di kota-kota besar, dan urbanisasi tidak bisa kita cegah begitu saja,” ujar AHY dalam Rapat Koordinasi Ruang Terbuka Hijau di Tebet Eco Park, Jumat (13/2/2026).
Tekanan Kota: Air, Infrastruktur hingga Kesehatan Mental
AHY menjelaskan, arus urbanisasi membawa konsekuensi serius bagi kawasan perkotaan. Mulai dari keterbatasan ketersediaan air bersih, kepadatan penduduk, hingga infrastruktur jalan yang sulit diperluas sehingga memicu kemacetan.
Menurutnya, tekanan hidup di kota besar juga berkontribusi terhadap meningkatnya persoalan kesehatan mental.
“Sering kita mendengar sekarang mental health issues. Jangan-jangan dan bisa hampir dipastikan ini juga karena stres menghadapi tantangan di kota-kota besar,” tuturnya.
Perubahan Iklim Bukan Hoaks
Dalam kesempatan itu, AHY juga menegaskan bahwa perubahan iklim merupakan realitas yang sudah terjadi dan berdampak luas. Ia menekankan pentingnya langkah konkret untuk mengurangi emisi karbon, termasuk melalui percepatan elektrifikasi.



