BOGOR, MAHATVA.ID — Seorang anak anggota DPRD Kabupaten Bogor, Rudi Sabana, berinisial RAS (20), diduga menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok orang di Angkringan Warles, Kampung Cipicung, Desa Mekarsari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.
Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (10/9/2025) sekitar pukul 23.30 WIB.

Ayah korban, Rudi Sabana, membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang menimpa anaknya tersebut. Ia mengatakan, pihaknya telah melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian dengan nomor laporan LP/B/61/X/2025/Polsek Cileungsi/Res BGR/Polda Jabar/Tanggal 22 September 2025.

“Benar, anak saya dianiaya oleh sekelompok orang. Kejadiannya itu hari Sabtu malam di Angkringan Warles, Desa Mekarsari,” kata Rudi kepada MAHATVA.ID, Selasa (21/10/2025).

Menurutnya, peristiwa bermula saat perangkat desa setempat—RT, RW, Kadus, dan BPD—datang ke lokasi dan membubarkan kerumunan pengunjung di angkringan tersebut. Namun, situasi justru memanas hingga terjadi aksi pengeroyokan terhadap anaknya.

“Seharusnya Pak Kadus itu melerai, apalagi sudah ada pengrusakan dan penganiayaan. Bahkan ibu-ibu di lokasi takut, dan pedagang pecel lele sampai diminta tutup,” ungkapnya.

Rudi menyebut, dirinya sempat membuka ruang penyelesaian secara kekeluargaan. Namun, hingga batas waktu yang diberikan, tidak ada itikad baik dari pihak terduga pelaku.

“Saya kasih waktu 24 jam untuk ada itikad baik, tapi tidak ada. Akhirnya saya buat laporan polisi karena kondisi anak saya saat itu dikeroyok, benjol, dan memar. Kami juga sudah lakukan visum di RS Mery Cileungsi,” jelasnya.

Polisi Dalami Dugaan Penganiayaan

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Cileungsi, Iptu Ari Badau, membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan yang menimpa anak anggota DPRD Kabupaten Bogor tersebut.