Bogor, MAHATVA.ID – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) mengambil langkah edukatif terhadap masyarakat. Hal ini dilakukan sebagai respons terhadap fenomena maraknya pengibaran bendera "One Piece" yang viral di sejumlah wilayah, termasuk Kabupaten Bogor.

Dipimpin oleh Kepala Dinas Damkar, Yudi Santosa, bersama Sekretaris Dinas Unu dan jajaran Damkar “Bumi Tegar Beriman”, sebanyak 200 bendera Merah Putih dibagikan kepada warga Desa Sinarsari, Kecamatan Dramaga, pada Selasa (5/8/2025).

“Kami bagian dari Pemerintah Kabupaten Bogor. Maka dari itu, Damkar hadir untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya mencintai dan mengibarkan Bendera Merah Putih dibandingkan bendera One Piece,” tegas Yudi Santosa, Rabu (6/8/2025).

Menurut Yudi, momentum kemerdekaan ini jangan sampai terciderai oleh tindakan yang dapat menurunkan nilai nasionalisme, seperti pengibaran bendera fiksi. Ia menekankan bahwa Bendera Merah Putih adalah simbol resmi negara yang harus dihormati dan dikibarkan dengan bangga.

Dalam pendistribusian bendera tersebut, Damkar tidak bergerak sendiri. Kegiatan ini melibatkan unsur TNI-AD, Kepolisian, Pemerintah Kecamatan, hingga Pemerintah Desa setempat. Kolaborasi ini disebut sebagai wujud sinergitas dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Ini bukan hanya tugas Damkar, tapi tugas kita bersama. Kami ingin momen bersejarah ini tidak diciderai oleh hal-hal negatif. Di setiap rumah dan jalan di Kabupaten Bogor, yang berkibar haruslah Bendera Merah Putih,” imbuh Yudi, yang juga merupakan mantan Ketua Umum Cabor Taekwondo dan mantan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor.

Obet Sitorus (Red)