Bogor, MAHATVA.ID — Seorang warga Kampung Parung Tanjung, Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, bernama Kurnia Wahyu (44) diduga menjadi korban penipuan berkedok lowongan kerja sebagai Anak Buah Kapal (ABK) yang ia temukan melalui media sosial.
Hal tersebut diungkapkan oleh pihak keluarga korban. Menurut keterangan Rosita Wati (25), keponakan korban, Kurnia Wahyu telah hilang kontak selama kurang lebih dua minggu sejak berangkat dari rumah untuk bekerja.
Rosita menjelaskan, awal mula kejadian bermula ketika korban tertarik dengan informasi lowongan kerja ABK yang beredar di media sosial. Setelah berkomunikasi dengan pihak yang menawarkan pekerjaan tersebut, Kurnia akhirnya berangkat pada Minggu malam, 28 Desember, sekitar pukul 19.00 WIB, dengan dijemput sebuah kendaraan travel di kediamannya.
“Sekitar pukul 23.00 WIB, korban masih sempat memberi kabar bahwa ia sudah sampai di daerah Pluit, Jakarta Utara,” ujar Rosita kepada Mahatva.id (09/01).
Namun, setelah dua hari berlalu, komunikasi dari pihak yang mengatasnamakan perekrut ABK mulai terputus. Hingga kini, sudah dua minggu keluarga tidak mendapatkan kabar apa pun mengenai keberadaan Kurnia Wahyu.
Rosita juga mengungkapkan, pihak keluarga sempat menerima panggilan video dari korban pada hari ketiga setelah keberangkatan. Dalam panggilan tersebut, korban terlihat dengan raut wajah sedih.
“Setelah video call itu, korban sudah tidak bisa dihubungi lagi,” tambahnya.
Lebih lanjut, keluarga menyebut bahwa pihak yang mengaku sebagai pengurus ABK sempat meminta uang tebusan sebesar Rp1 juta dengan alasan untuk biaya makan korban.
Atas kejadian tersebut, pihak keluarga telah melaporkan dugaan hilangnya Kurnia Wahyu ke Polsek Gunung Putri, guna mengetahui dan menemukan keberadaan korban.




