Jakarta, MAHATVA.ID – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan terdapat dua perusahaan mercusuar (lighthouse company) yang berencana melangsungkan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) pada kuartal I tahun 2026. Kedua perusahaan tersebut berasal dari sektor infrastruktur dan pertambangan (mining).

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Nyoman Gede Yetna, mengatakan bahwa BEI menyambut terbuka rencana IPO dari berbagai sektor usaha, mulai dari industri hingga keuangan.

“Lighthouse ada dua. Yang ada itu sektor infrastruktur dan mining,” ujar Nyoman saat diwawancarai usai Seremoni Penutupan Perdagangan BEI Tahun 2025 di Gedung BEI Jakarta, dikutip dari Antara.

Sebagai informasi, perusahaan mercusuar merupakan emiten dengan kapitalisasi pasar minimum Rp3 triliun serta porsi saham publik (free float) minimal 15 persen, sehingga kehadirannya dinilai mampu memberi dampak signifikan bagi pasar modal nasional.

Sembilan Perusahaan Masuk Pipeline IPO 2026

Secara keseluruhan, BEI mencatat terdapat sembilan perusahaan yang masuk dalam pipeline atau antrean IPO untuk tahun 2026. Mengacu pada POJK Nomor 53/POJK.04/2017, dari jumlah tersebut: