JAKARTA, MAHATVA.ID – Harga batu bara dunia kembali melonjak signifikan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global. Berdasarkan data Refinitiv, harga batu bara ditutup di level US$ 139,35 per ton, naik 3,41% pada perdagangan Rabu (18/3/2026).
Kenaikan ini sekaligus mengakhiri tren pelemahan batu bara yang sebelumnya turun sekitar 2,9% dalam tiga hari berturut-turut.
Konflik Timur Tengah Picu Lonjakan
Lonjakan harga batu bara dipicu oleh konflik yang semakin memanas di kawasan Timur Tengah, yang berdampak langsung pada pasokan energi global.
Gangguan terjadi pada sekitar seperlima pasokan LNG dunia, setelah Qatar dilaporkan mengurangi produksi dan ekspornya. Kondisi ini memaksa sejumlah negara di Asia untuk kembali mengandalkan batu bara sebagai sumber energi alternatif.
Negara-negara seperti China, India, Jepang, dan Korea Selatan kini semakin menekankan keamanan energi serta diversifikasi pasokan di tengah ketidakpastian global.
Harga Energi Global Ikut Bereaksi
Selain batu bara, harga energi lain seperti:
Minyak Brent




