JAKARTA, MAHATVA.ID – Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron, menegaskan pentingnya kesamaan pemahaman seluruh kader menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) dan Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Demokrat tahun 2026.
Hal tersebut disampaikan Herman Khaeron dalam Rapat Sosialisasi Peraturan Organisasi Musda dan Muscab, yang digelar sebagai langkah awal konsolidasi internal partai.
Menurutnya, pemahaman yang sama terhadap aturan organisasi menjadi fondasi utama agar seluruh jajaran partai dapat bergerak seirama.
“Menuju Musda dan Muscab 2026, kita mulai dengan satu hal penting hari ini, yaitu kesamaan pemahaman. Sosialisasi peraturan organisasi ini menjadi fondasi agar seluruh jajaran bergerak dalam satu irama, satu aturan, dan satu semangat persatuan,” ujar Herman Khaeron dalam keterangannya yang diterima Mahatva.id (26/02).
Ia menekankan bahwa konsolidasi partai harus berorientasi pada penguatan organisasi, bukan justru menimbulkan perpecahan di internal. Musda dan Muscab, kata dia, harus dimaknai sebagai momentum demokrasi internal yang sehat dan bermartabat.
“Konsolidasi harus memperkuat, bukan memecah. Dengan soliditas yang terjaga, Partai Demokrat akan semakin siap menghadapi agenda politik ke depan. Bersatu kita solid, bergerak kita menang,” tegasnya.
Rapat sosialisasi ini diharapkan menjadi pedoman bersama bagi seluruh pengurus dan kader Partai Demokrat di daerah, sehingga proses Musda dan Muscab 2026 dapat berjalan tertib, demokratis, dan sesuai dengan ketentuan organisasi.



