MAHATVA.ID – Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, resmi melantik 17 pejabat baru di lingkup SKK Migas pada Rabu (15/01/2025) di Jakarta. Pelantikan ini bertujuan untuk memperkuat kinerja sektor minyak dan gas nasional dalam menghadapi tantangan energi global.  

Daftar Pejabat yang Dilantik:


1. Sukri Usman – Tenaga Ahli  
2. Martin Edward Awi – Kepala Divisi Hukum 
3. Indra Zulkarnaen – Kepala Divisi Teknologi Informasi  
4. Syukri Waldi – Vice President  
5. Hafis Husnan Budihartono – Koordinator Utama Audit Internal  
6. Rikky Rahmat Firdaus – Kepala Divisi Pengembangan Lapangan dan Perolehan Tahap Lanjut  
7. Yayan Setiawan – Vice President  
8. Ardiyansyah – Kepala Unit Percepatan Proyek Abadi  
9. Kukuh Hadianto – Kepala Unit Percepatan Proyek Jambaran Tiung Biru  
10. Lolo SMT Marbun – Kepala Unit Percepatan Proyek Asap Kido dan Merah  
11. Mildo Naingolan – Kepala Unit Percepatan Proyek Indonesia Deepwater Development  
12. Wasito – Kepala Divisi Perhitungan Bagian Negara  
13. Agus Supriyadi – Kepala Divisi Manajemen Aset  
14. CW Wicaksono – Kepala Perwakilan Sumatera Bagian Utara  
15. Yunianto – Kepala Perwakilan Sumatera Bagian Selatan  
16. Anggono Mahendrawan – Kepala Perwakilan Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara  
17. Mardianto – Kepala Perwakilan Papua dan Maluku  

Fokus pada Proyek Strategis

Djoko Siswanto dalam sambutannya menyatakan bahwa pelantikan ini adalah langkah strategis untuk mendorong percepatan proyek-proyek energi nasional. Beberapa pejabat yang dilantik memiliki tanggung jawab langsung pada proyek besar seperti Proyek Abadi, Jambaran Tiung Biru, dan Indonesia Deepwater Development.  

“Penempatan pejabat baru ini adalah upaya kami untuk memastikan keberlanjutan dan optimalisasi kerja di setiap lini SKK Migas, terutama dalam mendukung target produksi migas nasional,” ungkap Djoko.  

Penguatan di Wilayah Strategis

Selain itu, pelantikan sejumlah Kepala Perwakilan untuk wilayah strategis seperti Papua, Maluku, Sumatera, Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara diharapkan mampu meningkatkan koordinasi dan pengelolaan sumber daya energi di daerah tersebut.  

Dukungan pada Transformasi Digital dan Hukum