Bogor, MAHATVA.ID – Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bogor, Rike Iskandar, menargetkan Event BOGOR RUN mampu menembus 5 besar daerah teraktif di Indonesia dalam penyelenggaraan event marathon dalam kurun waktu dua hingga tiga tahun ke depan.

Event lari yang mengusung tagline “BOGOR RUN” tersebut mulai digalakkan KORMI Kabupaten Bogor sejak tahun 2025 dan mendapat dukungan penuh dari Bupati Bogor, Rudy Susmanto. Dukungan ini menjadi modal kuat untuk menjadikan Kabupaten Bogor sejajar dengan daerah-daerah yang telah lebih dulu dikenal sebagai pusat event marathon nasional, seperti DKI Jakarta dan Bali.

Dua sampai tiga tahun ke depan, Kabupaten Bogor harus masuk 5 besar daerah yang rutin menggelar event marathon di Indonesia,” ujar Rike Iskandar yang akrab disapa Akew, saat diskusi bersama awak media di Gate 6 Gelora Pakansari, Cibinong, Jumat (26/12/2025).

Akew mengungkapkan, optimisme tersebut didasari oleh besarnya potensi yang dimiliki Kabupaten Bogor, mulai dari destinasi wisata alam, kekayaan budaya, kuliner khas, hingga keberagaman lanskap wilayah. Selain itu, jalur atau trek lari yang disiapkan dinilai cukup menantang dan memiliki daya tarik tersendiri bagi para pelari.

Potensi Kabupaten Bogor sangat lengkap. Trek yang menantang, pemandangan alam, budaya, hingga kuliner, semuanya bisa menjadi daya tarik besar bagi peserta marathon,” jelasnya.

Lebih lanjut, Akew menegaskan bahwa Bupati Bogor Rudy Susmanto menginginkan event marathon yang digelar KORMI tidak hanya menjadi agenda olahraga rutin, tetapi juga magnet besar di tingkat nasional hingga internasional.

Sebagai bentuk keseriusan, KORMI Kabupaten Bogor telah merancang agenda besar pada tahun 2026, dengan menggelar event marathon berskala nasional dan internasional yang rencananya akan diikuti oleh pelari jarak jauh nomor satu dari Filipina.

Agenda besar sudah kami siapkan untuk tahun 2026. KORMI Kabupaten Bogor akan menggelar event marathon berskala besar,” tutup Akew.