MAHATVA.ID – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menjalin kerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk menghadirkan layanan kereta wisata baru bernama Jakalalana. Program ini menjadi langkah strategis dalam mengembangkan sektor pariwisata serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Jawa Barat.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, layanan Jakalalana akan melintasi sejumlah jalur potensial, seperti Jakarta–Bogor, Bogor–Sukabumi, dan Sukabumi–Cianjur.
Menurutnya, rute-rute tersebut tidak hanya menyuguhkan panorama alam yang indah, tetapi juga memiliki potensi ekonomi besar bagi masyarakat di sepanjang lintasan.

“Kehadiran Jakalalana diharapkan menjadi daya tarik baru bagi wisatawan dan membawa dampak ekonomi positif bagi masyarakat lokal,” ujar Dedi di Bandung, Jumat (7/11/2025).

Selain sektor wisata, Pemprov Jabar juga menyiapkan jalur logistik khusus untuk mendukung pengangkutan komoditas hasil pertanian dan peternakan. Jalur ini akan memperlancar distribusi produk seperti beras, sayuran, kelapa, ayam, domba, dan sapi ke pusat-pusat distribusi di berbagai kota besar.

“Jalur logistik ini penting agar hasil pertanian dan peternakan dari berbagai daerah bisa sampai lebih cepat dan efisien ke pusat distribusi,” jelas Dedi.

Dalam waktu dekat, Pemprov Jabar juga akan mengembangkan jalur Bandung–Banjar sebagai bagian dari program revitalisasi transportasi darat di wilayah selatan Jawa Barat.
Upaya ini sejalan dengan visi pemerintah untuk menghadirkan sistem transportasi yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan.

Dedi menambahkan, peningkatan konektivitas antarkota akan memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus membuka peluang baru bagi pelaku usaha lokal di sektor pariwisata, UMKM, dan logistik.