MAHATVA.ID -Warga digegerkan oleh penemuan sesosok kerangka manusia di pinggiran jalan poros Wowonda, Rabu (10/12). Temuan dengan kondisi yang sangat memprihatinkan ini langsung memicu respons cepat dari aparat Polres Kepulauan Tanimbar.

Kerangka ditemukan dalam kondisi sudah menjadi tengkorak, namun masih terbungkus pakaian. Laporan warga segera diterima Piket SPKT Polres, yang kemudian mengerahkan personel ke lokasi untuk melakukan olah TKP secara profesional sesuai standar Kepolisian.

Setelah memastikan area aman dan melakukan dokumentasi awal, petugas mengevakuasi jenazah ke RS Magreti guna menjalani Visum et Repertum (VER).

Proses ini menjadi langkah krusial untuk memastikan ada tidaknya tanda kekerasan, perkiraan waktu kematian, hingga petunjuk medis lain yang bisa mengarah pada identitas korban.

Wakapolres Kepulauan Tanimbar, Kompol Wilhelmus B. Minanlarat, S.H., mengonfirmasi, penyelidikan sedang dilakukan secara menyeluruh.

“Kami sedang mengumpulkan informasi di sekitar lokasi dan menunggu hasil pemeriksaan medis dari RS Magreti. Kami mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar segera melapor ke Polres atau Polsek terdekat,” ujarnya.

Polres juga berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk antisipasi penanganan jenazah apabila identitas korban tidak dapat dipastikan atau tidak ditemukan pihak keluarga.

Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan pendalaman di TKP, menelusuri kemungkinan jejak aktivitas terakhir korban, serta memeriksa informasi dari masyarakat sekitar. Identitas dan penyebab kematian masih menjadi misteri yang kini ditangani secara hati-hati oleh penyidik.

Penemuan kerangka manusia di poros Wowonda menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Meski penyebab kematian belum dapat dipastikan, temuan ini menegaskan perlunya kehati-hatian dalam beraktivitas, terutama di kawasan yang memiliki potensi kerawanan.