MAHATVA.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak konsolidatif pada perdagangan hari ini, Jumat (10/1/2025). Prediksi ini dipengaruhi oleh sentimen risalah Federal Open Market Committee (FOMC) dari The Federal Reserve (The Fed), yang masih memberikan tekanan pada pergerakan IHSG.
Rentang Pergerakan IHSG
Menurut Phintraco Sekuritas, IHSG diperkirakan bergerak dalam rentang resistance di level 7.130, pivot 7.100, dan support 7.030. Pada perdagangan sebelumnya, Kamis (9/1/2025), IHSG cenderung sideways di kisaran 7.030-7.130. Phintraco mencatat bahwa Stochastic RSI menunjukkan kecenderungan menjauhi area overbought, memperkuat indikasi konsolidasi.
“Dengan demikian, IHSG diperkirakan kembali bergerak dalam rentang konsolidasi, yaitu 7.030-7.130,” tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya.
Pengaruh Risalah FOMC The Fed
Phintraco Sekuritas menambahkan bahwa sentimen dari risalah FOMC The Fed menjadi faktor yang membayangi pergerakan IHSG. Dalam risalah tersebut, The Fed menegaskan bahwa tidak ada kebutuhan mendesak untuk memangkas suku bunga acuan pada tahun 2025, seperti yang disampaikan oleh Ketua The Fed, Jerome Powell.
“Risalah ini juga menunjukkan kekhawatiran atas dampak kebijakan ekonomi Presiden Donald Trump, yang diperkirakan akan memperberat upaya normalisasi inflasi di Amerika Serikat pada tahun ini,” tambah Phintraco Sekuritas.
Optimisme Ekonomi Indonesia
Di sisi lain, sentimen negatif eksternal tersebut diimbangi oleh optimisme terhadap prospek ekonomi Indonesia di kuartal pertama 2025. Phintraco Sekuritas mencatat sejumlah stimulus fiskal yang dikeluarkan pada awal tahun turut meningkatkan optimisme pasar.




