MAHATVA.ID – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bogor bergerak cepat setelah beredarnya video viral yang memperlihatkan seorang remaja terkapar akibat tawuran. Hasil penyelidikan Satreskrim Polresta Bogor Kota bersama Polsek Tanah Sereal membuahkan hasil: sepuluh orang pelaku berhasil diamankan, Senin (10/11/2025).
Dalam konferensi pers di Aula Mapolresta Bogor Kota, Kasat Reskrim Kompol Aji Riznaldi membeberkan kronologi peristiwa berdarah yang terjadi di kawasan Komplek Dharmais, Kelurahan Kencana, Kecamatan Tanah Sereal.
Menurut Aji, pihaknya menerima laporan masyarakat melalui kanal “WA Lapor Bapak Kapolresta” setelah video tawuran dan evakuasi korban menyebar luas. “Begitu laporan masuk, kami langsung lakukan penyelidikan dan operasi gabungan dengan jajaran Polsek Tanah Sereal serta unit intelijen,” jelasnya.
Hasil penyelidikan mengungkap tawuran tersebut ternyata telah direncanakan melalui pesan di Instagram. Dua kelompok, yakni KKG dan Selatan Junior (SJ), sepakat bertemu untuk duel. Pertemuan yang awalnya disepakati tiga lawan tiga itu berubah menjadi perkelahian besar dengan senjata tajam.
Pertikaian pun tak terhindarkan. Seorang korban mengalami luka berat di kepala, punggung, tangan, dan leher, hingga harus menjalani operasi dan kini dalam kondisi kritis di rumah sakit.
“Korban yang videonya viral masih dirawat intensif dan kondisinya belum stabil,” ujar Aji.
Dari operasi gabungan tersebut, polisi mengamankan 10 pelaku yang terdiri dari tiga orang dewasa berinisial A (18), Y (21), dan S (23), serta tujuh pelajar SMA/SMK dari wilayah Kota dan Kabupaten Bogor.
Dalam kasus ini, polisi menetapkan seluruhnya sebagai pelaku sekaligus korban karena kedua kelompok sama-sama terlibat penyerangan. Mereka dijerat Pasal 358 ayat 1 junto Pasal 351 ayat 1 KUHP tentang pertikaian yang menyebabkan luka.
Kompol Aji juga mengimbau orang tua agar lebih mengawasi anak-anaknya, terutama di malam hari. “Kami minta orang tua memperhatikan aktivitas anak-anak. Jangan dibiarkan berkeliaran malam-malam, apalagi lewat pukul 10 malam,” tegasnya.


