MAHATVA.ID – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati merombak jajaran pimpinan tinggi pratama di Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Dalam pelantikan yang digelar Jumat, 13 Juni 2025, Sri Mulyani menegaskan tugas pertama para pejabat baru adalah mengoptimalkan penerimaan negara seiring terus meningkatnya beban belanja pemerintah.

“Anda semua diharapkan, pertama dan utama, mencapai penerimaan negara yang memadai, karena kebutuhan negara tidak pernah turun,” tegas Sri Mulyani.

Susunan Pejabat Baru Direktorat Jenderal Pajak

Beberapa nama baru menempati posisi strategis—mulai dari kantor pusat hingga kantor wilayah:

Perombakan ini berlangsung hanya beberapa minggu setelah Bimo Wijayanto diangkat sebagai Direktur Jenderal Pajak menggantikan Suryo Utomo.

Susunan Pejabat Baru Direktorat Jenderal Bea dan Cukai

Posisi‐posisi ini akan mendukung Dirjen Bea Cukai baru, Djaka Budi Utama, dalam memperkuat pengawasan kepabeanan dan memaksimalkan penerimaan bea masuk serta cukai.

Fokus 2025: Optimalisasi Penerimaan & Reformasi Birokrasi