JAKARTA, MAHATVA.ID – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mencatatkan kabar baik (good news) di awal tahun 2026. Percepatan produksi minyak dari tahap eksplorasi ke produksi atau Put On Production (POP) berhasil direalisasikan dalam waktu kurang dari dua bulan.
Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto , menyampaikan bahwa minyak yang ditemukan pada pemboran sumur eksplorasi MSTB NW-01 pada minggu keempat Desember 2025 kini telah resmi berproduksi (On Stream).
“Sejak penemuan minyak pada Desember 2025, kemudian dilakukan uji produksi pada pertengahan Januari 2026, serta penyambungan pipa ke fasilitas dan jaringan pipa minyak eksisting terdekat, saat ini minyak dari sumur MSTB NW-01 sudah dapat langsung diproduksikan,” ujar Djoko dalam keterangannya.
Ia menjelaskan, sumur eksplorasi MSTB NW-01 menjadi tonggak penting percepatan produksi migas nasional, karena menunjukkan bahwa hasil eksplorasi dapat segera dikonversi menjadi produksi nyata melalui langkah cepat, terkoordinasi, dan efektif.
Produksi Capai 250 BOPD
Berkat kesiapan fasilitas permukaan yang diselesaikan dalam waktu singkat, produksi sumur MSTB NW-01 telah berhasil di-ramp-up hingga mencapai 250 barel minyak per hari (BOPD). Produksi tersebut telah memberikan kontribusi langsung terhadap lifting minyak nasional.
Tidak berhenti di situ, keberhasilan eksplorasi ini langsung ditindaklanjuti dengan percepatan pengembangan struktur melalui rencana pengeboran sumur pengembangan MSTB-37 yang terintegrasi dengan Lapangan MSTB.
“Pengeboran sumur MSTB-37 direncanakan pada April 2026 dengan menggunakan Rig Arjuna #3, rig yang sama yang saat ini masih melanjutkan pengeboran sumur eksplorasi di wilayah terdekat,” jelas Djoko.



